Donald Trump: Pokoknya Muslim Tak
Boleh Masuk AS Jika Saya Jadi Presiden

Telegraph
Kandidat capres AS, Donald Trump,
dalam sebuah debat kandidat capres AS dari partai Republik, Rabu (16/12/2015),
di Las Vegas, AS. (Telegraph)
TRIBUNNEWS.COM, LAS VEGAS - Dalam sebuah debat pencalonan kepresidenan AS, kandidat
capres AS Donald Trump masih
juga mempertahankan niatnya untuk melarang muslim masuk wilayah AS.
Berhadapan dengan kandidat capres AS
dari partai Republik lainnya, Donald dikatakan bahkan mengancam akan
memulangkan pengungsi-pengungsi yang sudah masuk AS jika ia menjadi presiden.
"Pokoknya (muslim) tak boleh
masuk negara ini jika saya menjadi presiden AS nanti," kata Donald, dalam
debat yang diadakan di Las Vegas, AS, itu.
"Dan jika Obama telah membawa
beberapa dari mereka masuk ke negara ini, mereka akan meninggalkan tempat
ini," tambahnya lagi, dikutip The Sun.
Menurutnya, dilansir Telegraph,
niatnya untuk melarang muslim dan membangun tembok di perbatasan AS - Meksiko
adalah niat untuk membuat AS lebih aman.
"Ini bukan soal mengisolasi,
tetapi soal keamanan. Ini bukan soal agama, tetapi soal keamanan. Negara kita
sedang di luar kendali," ucap Donald.
Namun, pernyataan-pernyataan Donald
itu kemudian mendapat serangan balik dari beberapa kandidat lain, seperti Jeb
Bush dan Marco Rubio.
"Donald pandai sekali melucu,
namun ia adalah seorang kandidat capres yang kacau, dan ia tentunya akan
menjadi presiden yang kacau," komentar Jeb. (Telegraph/The Sun)
Sumber http://www.tribunnews.com/internasional/2015/12/18/donald-trump-pokoknya-muslim-tak-boleh-masuk-as-jika-saya-jadi-presiden






0 komentar:
Posting Komentar